Zero Mind : Pembersihan Jiwa

  1. Kita semua sdg berproses. Belajar u/tetap biasa, di tengah kerja2 besar kita. #ZeroMind
  2. Ini perkara mentalitas. Membuat diri terjaga dari gegap gempita, disaat yg lain merindukan riuh ramai tepuk tangan dunia. #ZeroMind
  3. Proses ini menjadi sangat penting. Selayaknya seorang hamba di hadapan Tuhan nya. #ZeroMind
  4. Sebuah proses pengkristalan gejolak syahwat duniawi, menjadikannya berada tepat pada titik keseimbangan mental. #ZeroMind
  5. Satu titik lbih ke bawah bs mjadi rendah diri, satu titik lebih ke atas bisa jadi angkuh diri. Kita harus tepat brada di tengah keduanya
  6. Coba jawab pertanyaan sederhana ini. “Apa yg kamu rasakan jika tdk ada mention / komentar, atau saat kita di unfollow?”
  7. Paham kan maksudnya? Itu bentuk kecil dari keseluruhan proses ini. #ZeroMind
  8. Karena dlm proses interaksi kita, ada terlalu banyak faktor psikologis yg mempengaruhi. #ZeroMind
  9. Takut, hormat, segan, harap, cinta, kasih, bhkan ketidakpedulian. Yg kesemuanya hmpir berpengaruh paling signifikan dlm sikap & laku kita
  10. Gejala psikologis ini kadang menyedihkan. Terutama di era sosial media seperti sekarang. #ZeroMind
  11. Seseorang dinilai dari jumlah followernya. Makin banyak, makin berbanggalah ia, duh.. #ZeroMind
  12. Senang berbangga2 dg dirinya, padahal amalan belumlah seberapa. #ZeroMind
  13. Suka menunjuk2 kan amalnya, bersedih jika tak ada yg menghargainya, duh.. #ZeroMind
  14. Berindah2 dlm bahasanya, tapi jauh nilai maknawinya. #ZeroMind
  15. Mengapa di awal2 materi kita adl soal Ma’rifatullah, Ma’rifatu Rasul, Syahadatain dan Ma’rifatu Nafs?
  16. Pertanyaan ini serupa, mengapa dakwah tauhid Rasulullah di Mekkah jauh lebih lama daripada di Madinah?
  17. Kesemuanya adl u/menghancurkan benih2 keangkuhan, penyembahan kpd thagut, dan kejahiliyahan masa lalunya.
  18. Banyak yg berhasil dlm proses ini, namun tdk sedikit juga yg gagal. Karena ini adl bagian terulit & paling fundamental
  19. Karena proses ini adl yg mengawali dari keseluruhan proses rekronstruksi kepribadian. Menjadi pribadi yg sama sekali baru
  20. Sering kita melihat amalan yg terlihat besar di awalnya, kemudian hilang. Tak berbekas.
  21. Atau seseorang yg sesungguhnya berbakat menjadi besar, lalu tenggelam. Tak lagi terdengar.
  22. Semuanya karena gagal di awalnya. Tidak sempurna kepribadiannya. Terlalu cinta pd duniawinya.
  23. Kader yg telah berhasil dlm proses ini, makin cemerlang kepribadiannya, makin sederhana tutur katanya, makin hati2 dlm tingkah lakunya
  24. Semakin cinta ia dg Rabbnya, semakin khawatir ia diketahui amal2 nya, semakin giat ia bekerja dlm kesendiriannya
  25. Makanya, padanan kata ikhlas, tawadhu, dan istiqomah adl satu kesatuan. Yg satu menjadi penyebab bagi yg lainnya. #ZeroMind
  26. Seseorang yg tawadhu senantiasa ikhlas di hatinya. Seseorang yg istiqomah selalu tawadhu dg qodho & qodarnya.
  27. Demikian jg sebaliknya, mengapa kita susah u/istiqomah, atau beramal tapi masih sering menunjuk2 kannya. Lihat proses2 sebelumnya.
  28. Bicaramu peradaban, tapi tarbiyah kau lupakan. Berniat u/mempersatukan, tapi bahasamu membeda2 kan.
  29. Tulisan2 mu tentang perlawanan, biar dibilang sastrawan. Diskusi2 mu soal gerakan, tapi niatnya hanya karena si fulan #ups
  30. Makanya, kurang bijak rasanya kita menilai seseorang hanya dari lisan ataupun tulisan. Karena pastilah ada banyak yg disembunyikan
  31. Karena saya selalu yakin, pribadi2 yg sdh sampai pd tahapan ini, memiliki daya tahan & vitalitas tersendiri. Ia akan nampak berbeda.
  32. Ia tdk akan pernah gagap dlm bernarasi. Melankolik cinta anak muda, sakit hati dg yg berbeda. Itu hal sepele akhee, ukhtee.
  33. Kalimat2 mereka mungkin tdk indah, tapi bertenaga.
  34. Fikiran2 mereka mungkin sederhana, tapi selalu menggugah.
  35. Amal2 nya mungkin yg lain menganggapnya biasa, tapi ia akan menyejarah.
  36. Karena kebaikan dari orang2 seperti ini akan selalu mempesona, meski tanpa dibingkai kalimat yg indah2
  37. Ia selalu unik, berbeda dg cara yg lain, yg belum pernah ada sebelumnya. #ZeroMind #End

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s