Random #7

Bertubi-tubi uji kesempitan, biasanya justru menguatkan. Seperti angin kencang saat memanjat setonggak galah, kita semakin menggenggam..

Namun, satu saja uji keleluasaan, biasanya sangat mampu menjatuhkan, menggelincirkan.

Tonggak-tonggak keyakinan kadang memang bergoyang, apalagi kalau pondasinya lemah, tak berpijak dengan kuat.

Sering gemetar kalau membaca apalagi melihat langsung orang-orang yang gigih menggigit kebenaran. Menjaga, agar tak terkorbankan..

Kenapa menggigit..? Sebab tangan dan kaki putus, tak mampu menahan arus penolakan. Menggigit..? Jalan terakhir.

Upaya maksimal menjaga kebenaran, agar tak mati di telan zaman. Jelas, katanya yang mulia, ia akan seperti menggenggam bara api.

Ujung-ujungnya hanya hati. Bentuk selemah-lemahnya penolakan terhadap kedzaliman atas apapun, selemah-lemah iman. Di mana maqam kita..?

Ah, mendung. Malam beberkah sejuk bagi lahir maupun batin. Selamat menikmati wahai manusia..

==========================================================================

141012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s