Random #9

Entah hati yang tertambat
Terik mentari
Jalan berliku, nyanyian anak kecil
Syahdu merpati pagi, jelitanya anggrek mekar
Bertebaran di dahan  pepohonan
Melingkari danau-danau teduh bermisteri

Kurangkul seisinya
Hatiku bernyanyi, kunikmati kebebasan
Mencintai semua, damai di setiap pori
Saling menghargai, meski tak mengenal
Terbuka hati, satu irama

Telah berkali kusapa Tuhan
Di tebing sungai, di kesunyian hutan
Di keheningan telaga danau
Di deburan ombak pantai
Di arus sungai biru
Di malasnya sungai mengalur
Simfoni seruling, tiupan angin di belantara

Kenapa kita usik kedamaian ini?
Ratap ketidakadilan melangit
Betapa hati terluka
Aku datang, saudaraku
Kupeluk kau, semegap hatiku..

=======================================================================

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s